Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL BENTENG DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI JORONG CUBADAK |
| Penulis: | SRI WAHYUNI |
| Abstrak: | SRI WAHYUNI, NIM 1630109056, Judul Skripsi: PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL BENTENG DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI JORONG CUBADAK, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya keterampilan sosial anak usia 5-6 tahun. Hal ini terlihat ketika anak cenderung senang dan suka bermain sendiri,anak tidak mau berinteraksi dan bersosialisasi dengan anak yang lain, anak tidak mau bekerja sama dengan yang lain, dan anak sukar di atur dan suka membantah. Ini dikarenakan orang tua tidak gigih dan kurangnya pengetahuan bagaimana pentingnyaketerampilan sosial anak. Agar keterampilan sosial anak berjalan sesuai tahapan usia salah satu cara yang dapat digunakan peneliti untuk keterampilan sosial anak usia 5-6 tahun yaitu dengan penerapan permainan tradisional benteng. Dimana permainan tradisional benteng tersebut bukan hanya melatih keterampilan sosial anak saja tetapi juga ada unsur pendidikan yang dapat diberikan kepada anak. Peneliti bertujuan untuk penerapan permainan tradisional benteng terhadap keterampilan sosial anak usia 5-6 tahun di Jorong Cubadak. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Pada penelitian ini peneliti menggunakan penelitian pre eksperimental dengantipe one group pretest-posttest. Dalam penelitian ini, populasinya adalah anak 15 orang anak Jorong Cubadak. Sampel penelitian adalah 6 orang anak yang berusia 5-6 tahun di Jorong Cubadak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil pre-tes adalah 14,6. Setelah melaksanakan treatment, terjadi peningkatan yang terlihat dari hasil posttest yang mana rata-ratanya yaitu 27,8. Berdasarkan hasil analisis statistik diperoleh perbedaan signifikan antara pretestdan posttest. Untuk menguji signifikan t0 nilai tttaraf 5% diperoleh nilai adalah 1,895 maka dapat diketehui bahwa t0lebih besar dari tt yaitu 11,2874> 1,895 karena t0 lebih besar dari tt makahipotesis nihil (h0) yang diajukan ditolak dan hipotesis alternatifditerima (ha) ini berarti bahwapermainan tradisional benteng dapat meningkatkan keterampilan sosial anak usia 5-6 tahun di Jorong Cubadak. |
| URI: |
https://drive.google.com/uc?export=view&id=12eovtxsm77eO1eL99OPP6-FttvEKjLuE |
| Tanggal: | 2020-12-10 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1614129811189_hijau.jpg | 428.4Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL BENTENG DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI JORONG CUBADAK" |