JUAL BELI IKAN KERING DI PASAR BATUSANGKAR
DITINJAU MENURUT FIQH MUAMALAH
Tampilkan catatan item sederhana
| dc.contributor.author |
Olta Saputra |
|
| dc.date.accessioned |
2021-02-24T01:19:05Z |
|
| dc.date.available |
2021-02-24T01:19:05Z |
|
| dc.date.copyright |
|
|
| dc.date.issued |
2021-02-02 |
|
| dc.identifier.isbn |
|
|
| dc.identifier.isbn |
Nim: 13 204 043 |
|
| dc.identifier.issn |
|
|
| dc.identifier.other |
02.22000756 |
|
| dc.identifier.uri |
|
|
| dc.identifier.uri |
https://drive.google.com/uc?export=view&id=1KBWK4YBPwpIiw-NUTZyuoRvkcwE26gbP |
|
| dc.description.abstract |
Olta Saputra. Nim , 13 204 043 judul skripsi “Jual Beli Ikan
Kerring diPasar Batusangkar Ditinjau Menurut Fiqh Muamala” Jurusan
Hukum Ekonomi Syari‟ah Fakulta Syariah Institut Agama Islam Negeri
(IAIN) Batusangkar.
Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pelaksanaan jual
beli ikan kering dengan sistem kardus atau karung yang terjadi dipasar
Batusangkar, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menjelaskan pelaksanaan jual beli ikan kering dipasar Batusangkar dan
tinjauan fiqh muamalah terhadap tata cara jual beli ikan kering dengan
sistem kardus atau karung dipasar Batusangkar.
Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan
(field research). Sumber data yang digunakan yaitu penjual (toke), penjual
ikan kering, pembeli di pasar Batusangkar. Teknik pengumpulan data
yang penulis gunakan adalah melalui obsevasi dan wawancara.
Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan
serta melakukan klasifikasi terhaddap aspek masalah tertentu dan
memaparkan melalui kalimat yang efektif.
Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan ditemukan
bahwa tinjauan Fiqh Muamalah terhadap jual beli ikan kering dalam
kardus atau karung tidak sesuai dengan syarat barang yang
diperjualbelikan. Bisa jadi adanya faktor ketidaktahuan dalam sistem jual
beli yang mana sipembeli hanya melihat bagian atas pada karung dan
kardus akan tetapi setelah pembeli membawa barang tersebut dan
membuka barang tersebut dibagian bawah karung atau kardus tersebut
terjadi kecacatan atau rusaknya dan tidak layak barang tersebut untuk
dijual kembali, didalam fiqh muamalah syarat barang yang
diperjualbelikan harus jelas kualitas dan kuantitas barang sedangkan jual
beli ikan kering dalam kardus atau karung tidak jelas kualitas barang yang
diperjualbelikan maka jual belinya ikan kering dengan sistem kardus dan
karung masuk kategori jual beli yang dilarang dalam islam. |
|
| dc.format |
Computer File |
|
| dc.language |
Indonesia |
|
| dc.publisher |
IAIN Batusangkar |
|
| dc.source |
https://drive.google.com/uc?export=view&id=1KBWK4YBPwpIiw-NUTZyuoRvkcwE26gbP |
|
| dc.subject |
Muamalah |
|
| dc.subject.ddc |
2X4.2 |
|
| dc.subject.ddc |
2X4.2 |
|
| dc.title |
JUAL BELI IKAN KERING DI PASAR BATUSANGKAR
DITINJAU MENURUT FIQH MUAMALAH |
|
| dc.type |
Skripsi |
|
File dalam item ini
Item ini muncul di Koleksi berikut
Tampilkan catatan item sederhana