Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI POWTOON PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS KELAS X DI SMA/MA |
| Penulis: | AUDIA PERDANA |
| Abstrak: | Audia Perdana, NIM: 1630107003, Judul Skripsi “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Menggunakan Aplikasi Powtoon Pada Materi Momentum dan Impuls Kelas X di SMA/MA”, Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Batusangkar, 2020. Salah satu usaha yang dapat dilakukan guru untuk menunjang tercapainya tujuan pembelajaran adalah dengan merancang media pembelajaran, untuk itu diperlukan sebuah media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan motivasi peserta didik untuk lebih aktif dan giat dalam belajar melalui materi yang diberikan. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan di kelas X MIPA 5 SMAN 1 Gunung Talang ditemukan bahwa masih kurangnya minat belajar peserta didik terhadap materi fisika sehingga pada saat pembelajaran berlangsung peserta didik kurang memperhatikan guru. Bahan ajar yang digunakan guru berupa buku paket dan LKS yang sulit dipahami. Disamping itu, pembelajaran fisika masih berpusat pada guru, serta kurang kreatifnya guru dalam merancang media pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti merancang sebuah media pembelajaran berbasis problem based learning menggunakan aplikasi powtoon pada materi momentum dan impuls. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, dan desseminate). Pada penelitian ini dilaporkan 3 dari 4 tahapan diatas, disebabkan keterbatasan waktu penelitian yaitu sampai tahapan develop saja. Tahap define dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum di sekolah, seperti proses pembelajaran, kendala yang dihadapi didalam kelas dan karakteristik peserta didik. Kegiatan dimulai dari wawancara, menganalisis silabus pembelajaran fisika kelas X SMA semester 2, menganalisis bahan ajar yang dipakai guru fisika di kelas X SMAN 1 Gunung Talang dan analisis karakteristik peserta didik. Tahap design, diawali dari pembuatan garis besar program media (GBPM), Pembuatan flowchart, Penyusunan desain produk secara keseluruhan (story board), Pengumpulan objek rancangan berupa teks materi, soal dan jawaban sesuai dengan rancangan produk, dan pengumpulan background, gambar, efek suara, musik. Setelah semua bahan terkumpul, dilakukan programming, dan terakhir finishing akhir dari kegiatan finishing adalah packageeing, yaitu program dikemas dalam bentuk video (MP4). Tahap develop, untuk melihat validitas, praktikalitas media pembelajaran berbasis problem based learning menggunakan aplikasi powtoon. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil validasi media pembelajaran berbasis problem based learning menggunakan aplikasi powtoonyang diperoleh adalah 84,92% dengan ketegori sangat valid, 2) hasil praktikalitas media pembelajaran dari hasil angket respon peserta didik yaitu 80,37% sedangkan hasil angket respon guru yaitu 88,63% dengan kategori sangat praktis. |
| URI: |
https://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/h/batusangkar/Yb80ReCwSNc3Fgb4zIhfkJqKwQXEo5g.pdf |
| Tanggal: | 2020-09-11 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1608107441891_perpus.pdf | 2.325Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI POWTOON PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS KELAS X DI SMA/MA" |
| 1608107442781_hijau.jpg | 428.4Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI POWTOON PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS KELAS X DI SMA/MA" |