EMOSI CINTA SISWA (Studi di SMPN IV X Koto)

Publikasi Unusia

EMOSI CINTA SISWA (Studi di SMPN IV X Koto)

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author WINDA MARDIANI
dc.date.accessioned 2017-06-08T00:16:32Z
dc.date.available 2017-06-08T00:16:32Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2017-02-06
dc.identifier.isbn 11103100
dc.identifier.isbn 11103100
dc.identifier.issn
dc.identifier.other 02.21700167
dc.identifier.uri
dc.description.abstract Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa/remaja yang bermasalah dalam hal emosi cintanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana emosi cinta siswa di SMPN IV X Koto. Jenis penelitian ini adalah penelitian field research dengan metode deskriptif kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah siswa SMPN IV X Koto, dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Berdasarkan temuan penelitian ditemukan: pertama dilihat dari faktor internal (dari dalam) yaitu libido seksual (hasrat seksualitas) dan perkembangan intelektual. Libido seksual yang kuat atau rasa keingintahuan terhadap seks sedang meningkat pada siswa menyebabkan mereka menjadi mudah teransang dan terpengaruh sehingga remaja mengeksprsikan perasaan seksualnya dan menikmati kedekatan dengan lawan jenis dengan sikap yang tidak tepat dan sesuai dengan norma yang ada. Perkembangan intelektual siswa yaitu terkait dengan pola pikir siswa yang belum matang sehingga belum mampu berfikir secara rasional dalam menyikapi berbagai permasalahan emosi cinta yang ada, disamping itu siswa tidak banyak melibatkan diri dalam berbagai aktifitas/kegiatan di luar jam pelajaran sekolah sehingga pikiran siswa lebih banyak terfokus pada kehidupan cintanya. Kedua, dilihat dari faktor eksternal (dari luar) yaitu pengaruh keluarga (orang tua), teman sebaya, budaya dan media (teknologi). Terkait dengan pengaruh keluarga (orang tua) yaitu pola asuh yang kurang tepat diterapkan oleh orang tua terhadap anaknya. Pengaruh teman sebaya, yaitu banyaknya siswa/remaja yang terpengaruh serta terbawa-bawa oleh teman-temannya dalam hal emosi cinta dikarenakan mereka berteman dan berkumpul dengan teman-teman yang keinginan untuk berpacaran juga tinggi sehingga apa yang dibicarakan hanyalah tentang cinta saja. Pengaruh budaya yaitu budaya berpacaran yang sudah menjadi trend di kalangan remaja, kemudian mengenai media (teknologi), siswa/remaja banyak yang meniru adegan-adegan di TV seperti berpegangan tangan, berpelukan, berciuman, sedangkan penggunaan media (teknologi) lainnya, siswa di SMPN IV X Koto masih menggunakan hp biasa dan paling sering digunakan untuk mengirim pesan/sms.
dc.format Computer File
dc.language Indonesia
dc.publisher IAIN Batusangkar
dc.subject Bimbingan dan Konseling
dc.title EMOSI CINTA SISWA (Studi di SMPN IV X Koto)
dc.type Skripsi


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat

Tidak ada file yang diasosiasikan dengan item ini.

Item ini muncul di Koleksi berikut

  • Koleksi Skripsi
    Perpustakaan Prodi KEPENDIDIKAN ISLAM/BIMBINGAN KONSELING Repository

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya