PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI GERAK PADA MAKHLUK HIDUP DI SMPN 2 SAWAHLUNTO
Tampilkan catatan item sederhana
| dc.contributor.author |
FEBRIZA, YELDA MAI |
|
| dc.date.accessioned |
2020-02-21T01:41:06Z |
|
| dc.date.available |
2020-02-21T01:41:06Z |
|
| dc.date.copyright |
|
|
| dc.date.issued |
2017-11-13 |
|
| dc.identifier.isbn |
13106091 |
|
| dc.identifier.isbn |
|
|
| dc.identifier.issn |
02.21700856 |
|
| dc.identifier.other |
02.21700856 |
|
| dc.identifier.uri |
|
|
| dc.identifier.uri |
http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/12866 |
|
| dc.description.abstract |
YELDA MAI FEBRIZA, NIM 13 106 091, Judul Skripsi: “Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Pembelajaran IPA Materi Gerak Pada Makhluk Hidup di SMPN 2 Sawahlunto”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Tinggi Agama Islam Negeri Batusangkar 2017.
Proses pembelajaran yang telah dilakukan hanya bertumpu pada hapalan terhadap suatu teori atau konsep. Siswa tidak mampu menyelesaikan masalah dengan bermacam-macam solusi dan jawaban. Siswa cenderung lebih sering menghafal konsep tanpa mengetahui bagaimana proses untuk menemukan konsep sehingga mengakibatkan siswa kurang mampu berpikir secara kreatif untuk pemecahan suatu masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kreatif siswa dengan penerapan strategi pembelajaran inkuiri lebih baik dibandingkan kemampuan berpikir kreatif siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 2 Sawahlunto.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan randomizing control group only design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Sawahlunto tahun pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 5 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas eksperimen adalah 83,10 dengan persentase ketuntasan 81,82% dan rata-rata hasil kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas kontrol adalah 76,42 dengan persentase ketuntasan 68,18%. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t. Dari perhitungan diperoleh t hitung = 6,47 dan t tabel = 1,645. Karena t hitung > t tabel hipotesis diterima yakni hasil kemampuan berpikir kreatif siswa IPA kelas VIII SMPN 2 Sawahlunto dengan menerapkan strategi inkuiri lebih baik dari hasil kemampuan berpikir kreatif siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. |
|
| dc.format |
Computer File |
|
| dc.language |
Indonesia |
|
| dc.publisher |
IAIN Batusangkar |
|
| dc.title |
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI GERAK PADA MAKHLUK HIDUP DI SMPN 2 SAWAHLUNTO |
|
| dc.type |
Skripsi |
|
File dalam item ini
Item ini muncul di Koleksi berikut
Tampilkan catatan item sederhana