Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | PELAKSANAAN KERJASAMA PEMELIHARAAN SAPI KURBAN ANTARA PNPM MANDIRI DENGAN MASYARAKAT NAGARI BATU TABA KECAMATAN BATIPUH SELATAN KABUPATEN TANAH DATAR MENURUT PRESPEKTIF FIKIH MUAMALAH |
| Penulis: | NOFRIADI.Z |
| Abstrak: | Nofriadi.Z. NIM 14 204 044 (2014). Judul Skripsi: “Pelaksanaan Kerjasama Pemeliharaan Sapi Kurban Antara PNPM Mandiri Dengan Masyarakat Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar Menurut Prespektif Fikih Muamalah”. Jurusan Hukum Ekonomo Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pelaksanaan pemeliharaan sapi kurban antara PNPM Mandiri dengan masyarakat Nagari Batu Taba dan bagaimana tinjauan fikih muamalah terhadap kerjasama dalam pemeliharaan sapi kurban antara PNPM Mandiri dengan masyarakat Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis apa motif pelaksanaan pemeliharaan sapi kurban antara PNPM Mandiri dengan masyarakat Nagari Batu Taba dan untuk mengetahui tinjauan fikih muamalah terhadap kerjasama dalam pemeliharaan sapi kurban antara PNPM Mandiri dengan masyarakat Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar. Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field research) dan kajian pustaka (library research), yang berbentuk deskriptifkualitatif. Untuk mendapatkan data-data permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Pengelolahan data yang dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan dalam kalimat yang efektif. Hasil penelitian pelaksanaan kerjasama dalam pemeliharaan sapi kurban yang dilakukan PNPM Mandiri di Nagari Batu Taba,sebagai pihak pertama adalah PNPM Mandiri dan pihak kedua adalah masyarakat. Pihak pertama menyediakan sapi kurban untuk di pelihara, sedangkan bagi hasil adalah 40% untuk pihak pertama dan 60% untuk pihak kedua dari keuntungan hasil penjualan sapi yang sudah dipelihara 3,5 bulan. Adanya resiko yang menyebapkan kerugian, jika hewan tersebut mati karena kelalaian pihak kedua, maka ditanggung sepenuhnya oleh pihak kedua. Tetapi jika sapi tersebut mati bukan karena kelalaian atau dicuri ditempat pada kandang yang aman dan layak maka pihak pertama tidak menanggung kerugian sama sekali. Namun pihak kedua tetap diberi uang santunan karena pihak pertama telah memelihara, menyediakan kandang dan lahan rumput untuk sapi tersebut. Adapun kerjasama antara PNPM mandiri dengan masyarakat, ditinjau dari kajian fikih muamalah merupakan akad syirkah inan. Hal ini karena, kedua belah pihak menyertakan modal yang berbeda. |
| URI: |
http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/12025 |
| Tanggal: | 2018-11-30 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1563508803902_sukses benar goooo 1.pdf | 2.182Mb | application/pdf |
Lihat / |
File "PELAKSANAAN KERJASAMA PEMELIHARAAN SAPI KURBAN ANTARA PNPM MANDIRI DENGAN MASYARAKAT NAGARI BATU TABA KECAMATAN BATIPUH SELATAN KABUPATEN TANAH DATAR MENURUT PRESPEKTIF FIKIH MUAMALAH" |
| 1563508804274_1543566751380_black.jpg.jpg | 429.1Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "PELAKSANAAN KERJASAMA PEMELIHARAAN SAPI KURBAN ANTARA PNPM MANDIRI DENGAN MASYARAKAT NAGARI BATU TABA KECAMATAN BATIPUH SELATAN KABUPATEN TANAH DATAR MENURUT PRESPEKTIF FIKIH MUAMALAH" |