Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | TINJAUAN FIQIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK PENAMBANGAN PASIR SUNGAI BATANG PALANGKI DI NAGARI PALANGKI KECAMATAN IV NAGARI KABUPATEN SIJUNJUNG |
| Penulis: | PATRI IRMAISA |
| Abstrak: | PATRI IRMAISA, NIM 14 204 046 judul Skripsi “Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Praktik Penambangan Pasir Sungai Batang Palangki Di Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung ” Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2018. Pokok Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana Pelaksanaan Praktik Penambangan Pasir Sungai Batang palangki di Nagari Palangki, kecamatan IV Nagari, Kabupaten sijunjung dan Bagaimana Pelaksanaan Praktik Penambangan Pasir Ditinjau Dari Fiqih Muamalah. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menjelaskan Bagaimana bentuk pelaksanaan praktik penambangan pasir Sungai Batang palangki di Nagari Palangki, kecamatan IV Nagari, Kabupaten sijunjung dan Untuk mengetahui dan menjelaskan Bagaimana pelaksanaan praktik penambangan pasir ditinjau dari fiqih muamalah. Jenis penelitian ini adalah field research atau penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif yaitu suatu penelitian yang mengambarkan tentang “Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Praktik Penambangan Pasir Sungai Batang Palangki Di Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung ". Sumber data dalam penelitian ini adalah dengan sumber data primer yang berasal dari lapangan atau tempat penelitian langsung yang didapatkan dengan wawancara langsung dari pihak-pihak yang terlibat dalam penambagan pasir tersebut, sumber data sekunder yaitu buku-buku fiqh muamalah yang dapat menjawab penelitian yang penulis lakukan, buku-buku fiqh sunnah, atau dokumen yang biasa yang disediakan diperpustakaan, lapangan, atau milik pribadi. Sedangkan Manfaat penelitian ini secara teoritis yaitu dapat memberikan informasi dan pengetahuan mengenai praktik penambangan pasir sungai di Nagari Palangki, dan secara praktis sebagai sumbangan pemikiran bagi lembaga pendidikan hukum dan salah satu syarat memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, maka praktik penambangan pasir yang dilakukan masyarakat di Nagari Palangki kalau ditinjau dari fiqih muamalah memiliki tiga akad, yaitu Syirkah amlak untuk pemilik tanah, syirkah mudharabah untuk pemodal dengan pekerja, dan ijarah untuk tukang muat pasir. Pada dasarnya ketiga-tiga akad ini boleh untuk dilakukan. Namun, karena usaha tambang pasir yang dilakukan masyarakat tidak sesuai dengan aturan yang telah ada dan melakukan penambangan pasir dengan semena-mena saja, tanpa memperhatikan sisitem kepemilikannnya, maka akad yang dilakukan menjadi batal atau tidak sah untuk dilakukan. Begitu juga dengan sistem bagi hasil yang dilakukan yang tidak mengeluarkan persentase untuk pemerintah Nagari Palangki. sedangkan pasir yang diambil merupakan pasir sungai yang pengelolaannya dilimpahkan seutuhnya kepada pemerintah Nagari Palangki, maka bagi hasil yang dilakukan masyarakat disini juga menjadi tidak boleh untuk dilakukan. Termasuk pengelolaan tambang pasir yang dapat menyebabkan kerusakan sungai itu juga tidak boleh untuk dilakukan. |
| URI: |
http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/12024 |
| Tanggal: | 2018-11-30 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1563508800677_PATRI.pdf | 678.6Kb | application/pdf |
Lihat / |
File "TINJAUAN FIQIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK PENAMBANGAN PASIR SUNGAI BATANG PALANGKI DI NAGARI PALANGKI KECAMATAN IV NAGARI KABUPATEN SIJUNJUNG" |
| 1563508800857_1543567055068_black.jpg.jpg | 429.1Kb | image/jpeg |
Lihat / |
Gambar "TINJAUAN FIQIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK PENAMBANGAN PASIR SUNGAI BATANG PALANGKI DI NAGARI PALANGKI KECAMATAN IV NAGARI KABUPATEN SIJUNJUNG" |