Pelaksanaan Zakat Pertanian di Nagari Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok (Studi Kasus Petani Bawang di Kampung Batu Dalam)

Publikasi Unusia

Pelaksanaan Zakat Pertanian di Nagari Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok (Studi Kasus Petani Bawang di Kampung Batu Dalam)

Tampilkan catatan item lengkap

Judul: Pelaksanaan Zakat Pertanian di Nagari Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok (Studi Kasus Petani Bawang di Kampung Batu Dalam)
Penulis: AFRIANI
Abstrak: AFRIANI, NIM 14 232 001 Judul Skripsi “PELAKSANAAN ZAKAT PERTANIAN DI NAGARI KAMPUNG BATU DALAM KECAMATAN DANAU KEMBAR KABUPATEN SOLOK (Studi Kasus Petani Bawang di Nagari Kampung Batu Dalam)”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Manajemen Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pelaksanaan zakat pertanian di Nagari Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok dan apa saja kendala-kendala yang dihadapi masyarakat dalam pelaksanaan zakat pertanian di Nagari Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research). Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh langsung dari masayarakat petani bawang dan data sekunder yang meliputi pihak Nagari, buku-buku yang menjadi referensi, data diolah secara kualitatif, penulis melakukan wawancara langsung dengan muzakki di Nagari Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan zakat pertanian bawang dilakukan oleh petani pada setiap kali panen, dua sampai tiga kali panen dan bulan Ramadhan. Besaran zakat yang disalurkan sebagian memperhitungkan biaya operasionalnya dan sebagian lagi fokus pada besaran hasil panen yang didapatkan. Zakat disalurkan dalam bentuk uang dan barang serta bawang diberikan kepada pekerja yang dipandang berhak menerima zakat, karib kerabat, anak yatim dan zakat juga disalurkan ke masjid atau mushalla setempat. Persepsi masyarakat yang salah mengenai zakat pertanian yang disamakan dengan sedekah atau infak. Sedangkan kendala-kendala yang dihadapi oleh masyarakat dalam melaksanakan zakat pertanian adalah tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah, hal ini dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman masyarakat tentang zakat pertanian dan pendidikan yang masih rendah, penyaluran zakat yang belum tepat sasaran serta belum adanya lembaga yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.
Deskripsi: Kata Kunci : Pelaksanaan, Zakat Pertanian
URI: http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/10638


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat

Tidak ada file yang diasosiasikan dengan item ini.

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item lengkap

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya