OTORITAS MAMAK DALAM PERKAWINAN MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (di Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar
Tampilkan catatan item lengkap
|
Judul:
|
OTORITAS MAMAK DALAM PERKAWINAN MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (di Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar |
|
Penulis:
|
Iron Hanafi
|
|
Abstrak:
|
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan peran mamak dalam proses perkawinan, mulai dari mencarikan jodoh sampai dengan walimah dapat terwujud di Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar dan untuk mengetahui dan mengemukakan peran mamak dalam perkawinan. Sedangkan kegunaan dari penelitian ini adalah untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam memperoleh gelar Sarjana pada Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, sebagai proses penelitian ilmiah dan peningkatan wawasan ilmiah bagi penulis dan sebagai sumbangan informasi pemikiran serta bahan masukan dan wacana yang bersifat ilmiah, yang diharapkan bermanfaat bagi masyarakat secara umum dan peneliti khususnya.
Di dalam penulisan skripsi ini, Penulis menggunakan jenis penelitian field risearch berkaitan dengan peran mamak dalam perkawinan. Sebagai sumber data primer atau sumber data utamanya langsung diperoleh di lapangan, yaitu dari Mamak mengenai peran mamak mulai dari mencarikan jodoh sampai dengan walimah. Sedangkan sumber data sekundernya dengan membaca, mempelajari dan mengutip dari buku-buku yang berkaitan dengan peran mamak pra perkawinan, proses perkawinan dan pasca perkawinan.
Berdasarkan penelitian yang Penulis lakukan di Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar, diperoleh hasil penelitian bahwa peran mamak dalam proses perkawinan terhadap kemenakan yaitu mencari kata mufakat antara mamak dengan ayah, mencari kata mufakat antara mamak dengan kemenakan dan mufakat antara mamak dengan ayah untuk mencari calon suami. Kemudian dilanjutkan dengan rapek karambia atau mufakat karambia, manapiak bandua atau manabang kayu, pinang meminang dan balatak tando atau batimbang tando. Peran mamak dalam proses perkawinan terhadap kemenakan yaitu dalam acara pernikahan, acara baralek (kenduri) dan acara batandang. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan terhadap peran mamak dalam proses perkawinan, diketahui bahwa peran mamak dalam perkawinan di Nagari Rambatan tidak diatur di dalam hukum Islam, jadi dapat dikatakan bahwa yang terjadi di Nagari Rambatan merupakan sebuah tradisi yang terjadi secara turun temurun dan dilakukan terus menerus sampai saat sekarang ini. |
|
URI:
|
|
|
Tanggal:
|
2017-06-06 |
File dalam item ini
Item ini muncul di Koleksi berikut
Tampilkan catatan item lengkap